Memahami Kitab Nehemia : Mulai dari Koresh hingga Artahsasta
🦁
Raja Koresh
- Pencapaian: Menyatukan Media & Persia, taklukkan Babilonia (539 SM)
- Gaya: Toleran, menghormati adat & agama daerah
- Kebijakan Yahudi: Dekrit pemulangan & pembangunan Bait Suci
- Warisan: Silinder Koresh – piagam HAM awal
⚡ Disebut “yang diurapi” dalam Alkitab
🏺
Artahsasta I
- Latar: Putra Xerxes I, naik setelah konspirasi
- Kebijakan Yahudi: Kirim Ezra (458 SM) dan Nehemia (445 SM)
- Dukungan: Surat perintah, emas/perak, wewenang hakim
- Pencapaian lain: Tumpas pemberontakan Mesir, Perjanjian Kallias
📜 Mendukung pemulihan Yerusalem secara aktif
| Raja Peralihan | Masa | Catatan |
|---|---|---|
| Kambisus II | 530–522 SM | Putra Koresh; menaklukkan Mesir |
| Bardiya / Gaumata | 522 SM | Perebut kekuasaan (7 bulan) |
| Darius I (Agung) | 522–486 SM | Satrapi & Jalan Kerajaan |
| Xerxes I | 486–465 SM | Ekspansi ke Yunani; Thermopylae |
📌 Catatan Alkitab: “Artahsasta” di Ezra 4:7 merujuk kepada Bardiya/Gaumata (raja yang menghentikan pembangunan Bait Allah karena tuduhan palsu).
🔍 Perbandingan Cepat
Koresh
Mengizinkan kembali & membangun Bait
Dekrit pembebasan (Ezra 1)
Artahsasta I
Mendukung Ezra & Nehemia secara aktif
Surat perintah (Ezra 7; Neh 2)
Artahsasta (Bardiya)
Menghambat pembangunan Bait
Tuduhan palsu (Ezra 4)
Intisari: Koresh (pendiri) dan Artahsasta I (penerus) memainkan peran kunci dalam pemulihan bangsa Yahudi. Kebijakan toleran mereka memungkinkan orang buangan kembali dan membangun kembali Yerusalem serta Bait Suci.
Disusun Oleh Raknumfor Trius Benson Ap

Join the conversation